• Jelajahi

    Copyright © Tintahukum
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

     


    BADAN PERBANTUAN HUKUM PBB SUMUT MINTA PELAKU PEMBUNUHAN RITA JELITA SINAGA DIHUKUM BERAT

    Rabu, 12 Juni 2024, Juni 12, 2024 WIB Last Updated 2024-06-13T05:59:55Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     BADAN PERBANTUAN HUKUM PBB SUMUT MINTA PELAKU PEMBUNUHAN RITA JELITA SINAGA DIHUKUM BERAT



    Medan - tintahukum.com - Badan Perbantuan Hukum Pemuda Batak Bersatu DPD Sumut, melakukan Pendampingan Hukum kepada Orang tua Rita Jelita Sinaga (Keluarga Korban) yang mencurigai adanya kejanggalan terhadap kematian Putrinya Rita Jelita Sinaga.


    Kecurigaan Muncul saat Korban dikatakan bunuh diri dengan cara gantung diri, namun saat keluarga sampai di lokasi kejadian, Korban sudah diturunkan oleh seorang laki-laki yang diduga teman dekat korban (Pacarnya) 01 Juni 2024 didaerah Sei Mencirim Diski (Deli Serdang).


    Selanjutnya Tanggal 05 Juni 2024 Orang tua Rita Jelita Sinaga didampingi Kuasa Hukumnya Paul J J Tambunan, SE., SH., MH, Marudut H Gultom, SH, Daniel S Sihotang, SH resmi membuat Pengaduan/Laporan yang diterima dalam Surat Tanda Terima Laporan Nomor: STTLP/B/988/VI/2024/SPKT/Polsek Sunggal/Polrestabes Medan/ Polda Sumatera Utara atas dugaan Tindak Pidana Pembunuhan Berencana yang diatur didalam Pasal 340 KUHP.


    Tepat pada hari Minggu, 09 Juni 2024 Barita Sinaga (orangtua korban) mendapat telepon dari Penyidik yang menangani perkara dugaan Tindak Pidana Pembunuhan ini, dan mengatakan Pelaku telah mengakui perbuatannya dan hasil autopsi sudah keluar.


    Kami dari Pemuda Batak Bersatu Sumatera Utara melalui Badan Perbantuan Hukum Pemuda Batak Bersatu DPD Sumut meminta Agar Perkara ini benar-benar diusut dan menjadi atensi dari Bapak Kapolsek Medan Sunggal, sehingga Keluarga Korban segera mendapat keadilan dan Kepastian Hukum.


    Kami juga meminta agar Kepolisian Sektor Sunggal dan Kejaksaan Negeri Deli Serdang melalui Cabang Kejaksaan Negeri Labuhan Deli agar melakukan Proses REKONSTRUKSI terhadap dugaan Tindak Pidana Pembunuhan ini.


    Sgs/korwil

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini